terkadang manusia melihat dulu siapa orang yang mengatakan sebuah seruan baik.
bukannya memaknai dan menjalankan apa seruan baik tersebut.
dalam artian, jika orang yang menyerukannya kita anggap lebih bejat, lebih bobrok dan lebih hina, maka seruan tersebut tidak akan kita dengar.
padahal setiap orang bisa berubah,
pun Allah Sang Pencipta mempunyai sifat Maha Pengampun.
selayaknya sebagai hamba Allah kita bisa memaafkan dan menerima kenyataan dengan berlapang dada.
lalu bersyukur, karena sudah bisa sampai di titik kehidupan yang ini.
semoga Allah Yaa Haadi selalu memberi kita petunjuk dan hidayah,
agar kita senantiasa bisa membuka hati untuk menerima nasihat dan seruan baik yang sesuai dengan ajaran agama kita tentunya, tanpa memandang siapa yang menyerukannya, lalu melaksanakannya dengan sebaik-baiknya.
#talktomyself
bukannya memaknai dan menjalankan apa seruan baik tersebut.
dalam artian, jika orang yang menyerukannya kita anggap lebih bejat, lebih bobrok dan lebih hina, maka seruan tersebut tidak akan kita dengar.
padahal setiap orang bisa berubah,
pun Allah Sang Pencipta mempunyai sifat Maha Pengampun.
selayaknya sebagai hamba Allah kita bisa memaafkan dan menerima kenyataan dengan berlapang dada.
lalu bersyukur, karena sudah bisa sampai di titik kehidupan yang ini.
semoga Allah Yaa Haadi selalu memberi kita petunjuk dan hidayah,
agar kita senantiasa bisa membuka hati untuk menerima nasihat dan seruan baik yang sesuai dengan ajaran agama kita tentunya, tanpa memandang siapa yang menyerukannya, lalu melaksanakannya dengan sebaik-baiknya.
#talktomyself
Tidak ada komentar:
Posting Komentar